Sabtu, 08 Oktober 2016

Jadwal Show/Penampilan Avenged Sevenfold di Tahun 2016

Avenged Sevenfold telah mengkonfirmasi mereka akan menjadi headliner di beberapa festival tahun ini. Dan berikut jadwal yang telah mereka umumkan:
1. 20 September, Minneapolis, NY with Metallica

2. 24 September, Texas Mutiny

3. September, Rock Allegience

4. 10 September, High Elevation

5. Oktober, Sonic Boom

6. September, Houston Open Air

Brooks Wackerman, Drummer Baru Avenged Sevenfold

Setelah membuat penasaran fans, kemarin 4 November, melalui interview langsung dengan Chris Jericho, Avenged Sevenfold resmi mengumumkan drummer baru mereka, Brooks Wackerman, mantan drummer Bad Religion.
M. Shadows dan drummer baru mereka, Brooks Wackerman, menjadi tamu di episode Talk Is Jericho dan mereka berbicara secara mendalam tentang keputusan ini.
Menurut M. Shadows, nama Wackerman telah dipikirkan mereka sejak Jimmy “The Rev” Sullivan meninggal.
“Sejujurnya, nama Brooks selalu ada dalam daftar pilihan kami. Dia salah satu nama yang kami usulkan ketika Jimmy meninggal, dalam hal, siapa yang akan mengisi posisi drum untuk [penyelesaian] album Nightmare. Kami merasa Mike [Portnoy] adalah pilihan yang tepat dan kami rasa begitu. Mike sangat gila di rekaman ini. Dia adalah drummer sempurna. Saat itu, manajer tur kami juga mengusulkan nama Brooks. Tapi pada saat itu ia [Brooks] juga sibuk dengan bandnya, Bad Religion… orang akan melihat itu dengan pandangan berbeda karena dia adalah seorang drummer punk pada saat ini.”
M. Shadows juga menjelaskan bahwa mereka sangat positif selama bersama Arin Ilejay di tengah-tengah tur mereka dan bekerja bersamanya, tetapi Avenged Sevenfold merasa mereka membutuhkan sesuatu yang berbeda untuk menjadi band yang mereka inginkan.
“Saat itu menjadi situasi yang sulit ketika mereka bersama, bukan hanya saat tur, tapi juga saat menulis lagu.”
“Kami adalah sekumpulan pria yang mempunyai inspirator berbeda dan kami membutuhkan seseorang yang duduk dan mengatakan, ‘Ya, aku juga terinspirasi dari itu’ atau ‘Aku mengerti kita mengarah kemana. Aku mengerti mengapa kita akan melakukannya.’“
“Dan itu semakin tepat disaat setelah Mayhem Festival tahun lalu, kami memutuskan untuk mengambil keputusan. Lalu kami berunding, “Dengar, kita akan melalui ini dan kita akan baik-baik saja. Kita ingin menjadi band yang paling keren di bumi. Kita akan mendominasi panggung. Aku ingin berbicara dengan Brooks, melihat apakah ada yang berubah dan melihat di posisi apa dia sekarang.”
M. Shadows juga menyebutkan mereka tidak ingin bergantung pada audisi, tapi pada keputusan Wackerman, apakah ia mau atau tidak.
“Jimmy sudah tidak ada dan kau tidak ingin menggantikannya, kau mencoba mencapai poin dimana kau bisa menghadapinya, bagaimana cara kau melalukannya dari awal – sebut saja buat band baru; mental yang baru, api semangat yang baru. Salah satunya adalah memberikan Brooks kesempatan dan melihat bagaimana dia melakukannya. Bukan seperti mencoba setiap orang satu per satu dan kami serius tentang hal ini. Jika Brooks setuju maka itu adalah keputusan akhir.”
“Apa yang kami lakukan adalah memastikan kami tidak memutuskan semuanya dengan terlalu cepat. Kami seperti, ‘Bisakah kita memainkan lagu-lagu lama? Ayo kita latihan. Bisakah kita menulis lagu bersama? Ayo kita pikirkan lagu baru bersama. Coba mainkan beberapa riff kepadanya [Brooks] dan lihat apa yang bisa dia lakukan dengan riff tersebut. Dan Brooks, bisakah kau memainkan 10 beat berbeda untuk riff ini?’ Kami mengenali ternyata Brooks sangat fleksibel terhadap tantangan, dan kami akhirnya menjadi sangat senang, ini adalah keputusan akhirnya.”
Kata Wackerman, sulit memang rasanya untuk keluar dari Bad Religion. Keputusannya membuat orang-orang terkejut tapi setelah membicarakannya baik-baik dengan member satu per satu, mereka mengerti dan mendukungnya. The Rev sebenarnya mengenalkan A7X kepada cara bermainnya Brooks, mendengarkannya dalam album Infectious Grooves bernama Groove Family Cyco dan Mas Borracho. Ia mengatakan Brooks bergabung dengan Bad Religion setelah itu dan Jimmy sangat senang saat mengetahui A7X akan bermain di Warped Tour yang sama dengan Bad Religion. Saat itu A7X masih di tahun-tahun awal mereka.
“Rasanya keren bisa melihat style yang beda, karena kami terbiasa dengan funk drumming, beda dengan style Infectious Grooves dan Bad Religion itu lebih ke arah punk rock dengan improvisasi Brooks yang hebat.”
Brooks datang dari latar belakang dan inspirasi yang berbeda, mereka yakin ialah orang yang tepat.
“Kami senang dengan ide mempunyai drummer yang tidak hanya bisa memainkan double bass dengan cepat dan improvisasi snare. Kami ingin sesuatu yang sangat berbeda.”
Shadows juga memberikan sedikit update untuk lagu-lagu mereka yang baru. A7X juga sangat pengertian untuk memberikan Brooks kebebasan di album daripada hanya memintanya memainkan apa yang diberikan kepadanya.sia.

Sabtu, 25 Juli 2015

Galeri Foto: Avenged Sevenfold Live in Jakarta

Galeri Foto Avenged Sevenfold Asia Tour 2015, Live at Parkir Timur Senayan, Jakarta. 18 Januari 2015.
A7X Jakarta 2015
Galeri Foto freemagz.
A7X Jakarta 2015
Galeri Foto INA concerts.
Teendio.com
Galeri Foto Teendio Magz.
demotix.com
Galeri Foto Demotix.
Daily Concerts
Galeri Foto Daily Concerts.
Aksi-Avenged-Sevenfold-Live-in-Jakarta-2015-Hail-To-The-King.jpg
Galeri Foto Pressroom.
musikjurnal.com
Galeri Foto Musik Jurnal.


* Dimohon untuk TIDAK MENGHAPUS/MEMOTONG LOGO/HAK CIPTA, MENCOPY/MEMPERBANYAK.

Kamis, 23 Juli 2015

Foto Personel Avenged Sevenfold Dimasa Muda

Berikut foto-foto jadul personel Avenged Sevenfold:
M. Shadows Zacky Vengeance
Synyster Gates
Johnny Christ
Sumber: revolvermag.com.

Hail To The King: Deathbat

Deathbat Game
“Suatu hari kami semua berada di dalam bus menuju konser di Asia Tengara, kira-kira dua tahun lalu, dan saya lihat semua orang sedang asik menggunakan smartphone sambil bermain game,”
“Lalu saya berkata, ‘Bagaimana jika kita juga membuat game! dan hal itulah yang mengawali proyek ini.”
“…Semoga saja fans kami menyukainya, tapi yang terpenting, agar seluruh gamer menikmati Deathbat. Ia dibuat bukan hanya untuk para penggemar band (Avenged Sevenfold).” – M. Shadows kepada Loudwire
===============================
Hail To The King: Deathbat

Deathbat adalah orang ke-3, overhead dungeon crawler RPG aksi dalam vena dari The Legend of Zelda, Gauntlet Legends, dan Diablo.
Judul

Hail to the King: Deathbat

Genre

Aksi, Petualangan, Casual, Indie, RPG

Developer

Subscience Studios

Penerbit

Avenged Sevenfold

Tanggal Rilis

30 Oktober 2014

Bahasa

Inggris, Perancis, Italia, Jerman, Spanyol, Korea, Cina Sederhana, Jepang, Portugis.
Download Deathbat Game:

Mobile

Download di sini

Steam

Download di sini

Syn Gates Clothing

Syn Gates Clothing Logo
Logo Syn Gates Clothing
(Image: source tumblr)
Lead guitarist Avenged Sevenfold, Synyster Gates memiliki bisnis sampingan bersama pacarnya (yang kini istrinya) Michelle, sekitar tahun 2005-2006 ia membuat sebuah toko pakaian yang diberi nama “Syn Gates Clothing“. Item yang dijual seperti t-shirts, beanies, hoodies dan banyak lagi.
Syn Gates wearing tshirt from his clothing
Synyster menggunakan kaos dari clothing miliknya saat tampil di Myrtle Beach, 2007
(Image: Mens-Fashion © Jason Moore/ZUMA Press)
Dalam pemasaranya, Syn Gates Clothing dilakukan dengen beberapa cara, antara lain lewat internet dan bisa dikunjungi di situs resminya yaitu http://www.syngates.com.
Syn Gates Clothing Tshirts
Synyster menggunakan kaos dari clothing miliknya
(Image: source tumblr)
Synyster Gates sendiri hanya sebagai sumber ide, sementara sang pacar Michelle merupakan desainernya.
Pada tahun 2008, untuk alasan yang tidak dapat dijelaskan toko tersebut ditutup namun Syn mengatakan dia berharap untuk membukanya kembali. Sayangnya, hal itu tidak pernah dibuka kembali dan semua situs yang berkaitan dengan toko telah dihapus/dihilangkan.
Personel Avenged Sevenfold lain yaitu Zacky Vengeance juga terjun dalam bidang yang sama dengan mendirikan toko bernama Vengeance University.

Arin Ilejay keluar dari Avenged Sevenfold

HOT NEWS!!!!
Pada situs resmi Avenged Sevenfold ada berita yang menggemparkan, dimana disitu dituliskan bahwa Arin Ilejay sang drummer telah keluar dari band tersebut, entah apa alasannya saya belum tahu pasti dan masih mencari, untuk sementara ini saya baru memberitahukan kepada semua fans Avenged Sevenfold atas berita tersebut. 
Arin telah menjadi drummer band ini 4 tahun terakhir sebagai pengganti drummer sebelumnya yaitu The Rev Sullivan. Karena kematian mendiang The Rev memang membuat A7x kebingungan dan hampir bubar, tetapi tak lama setelah kepergian The Rev drummer diganti oleh Mike Portnoy drummer band besar Dream Theater. 
Arin Ilejay bersama A7x telah merilis satu album yaitu Hail To The King. Dia masuk ke dalam band ini melalui seleksi yang sangat panjang dari ribuan drummer di dunia, pada album dengan julukan HTTK ini memang banyak mengalami perubahan dari album- album sebelumnya seperti City Of Evil, Waking The Fallen, dan Nightmare. Pada album HTTK seolah Avenged Sevenfold keluar dari dunia mereka dan menggunakan dunia yang baru. Tapi album ini sebenarnya membuat mereka semakin terkenal karena musiknya hampir mirip dengan Band- Band seniornya seperti Black Sabbath dan Metallica. 
Arin Ilejay bersama A7x telah menggelar banyak konser di berbagai negara dan belum lama kemarin juga telah menggelar tour di asia. Pada tour asia ini mereka juga konser di negara kita indonesia, suatu kebanggaan besar bagi para fans A7x dan juga fans Arin Ilejay seperti saya yang sudah nonton langsung pada konser tersebut. Pada saat konser Arin sangat memukau dengan rambut keriting dan gebukan drumnya sangat full power walau tubuhnya kurus, sangat bertenaga.
Sangat disayangkan memang jika Arin benar keluar dari band ini, tetapi ini sudah menjadi keputusan bersama, kita sebagai penggemar hanya bisa menerima dan menikmati.